Kapan e-ktp batam jadi dan bisa digunakan

Written By pluzzers on Monday, November 12, 2012 | 8:17 AM

E-ktp batam | Setelah Pemerintah Kota Batam gagal memenuhi target perekaman e-KTP 30 Oktober. Data terakhir dari Pemko Batam perekaman hanya tercatat sekitar 61,84 persen dari 12 kecamatan.

Pemko Batam masih meminta perpanjangan waktu perekaman ke Kementerian Dalam Negeri. "Kita sudah ajukan ke Kemendagri, tapi sampai sekarang belum terima jawabannya. Kita berharap bisa perekaman E-ktp batam diperpanjang. Karena waktunya kan sudah hampir berakhir, masih banyak warga kita yang belum merekam," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam, Sadri Khairuddin.

Sejumlah masalah terjadi ketika perekaman E-ktp batam. Seperti tak ada data KTP warga di database. Misalnya KTP penduduk yang ternyata tidak terdaftar di database.

Namun Sadri tidak mengetahui berapa banyak kasus seperti ini ditemukan. Ia tidak memiliki data karena masalah ini ditemukannya di masing-masing kecamatan.

"Ada. Tapi tidak banyak. Kita tak punya datanya karena tak serempak," kata Sadri.
Ia mengatakan, untuk perekaman ini prioritas bagi yang ada di database kependudukan. Karena angka yang dihitung Kementerian Dalam Negeri itu berdasarkan pada database.
Oleh karena itu bagi yang datanya tak terdaftar, diminta kelengkapan data layaknya membuat KTP baru.
"Kalau memang tidak terdaftar, bagaimana kita mau merekamkan," ujar Sadri.

sebenarnya apa fungsi dari e-ktp nantinya ?

Fungsi dan kegunaan e-KTP adalah :

1. Sebagai identitas jati diri

2.Berlaku Nasional, sehingga tidak perlu lagi membuat KTP lokal untuk pengurusan izin, pembukaan rekening Bank, dan sebagainya;

3. Mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP; Terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung program pembangunan.

Penerapan KTP berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) telah sesuai dengan pasal 6 Perpres No.26 Tahun 2009 tentang Penerapan KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional Jo Perpres No. 35 Tahun 2010 tentang perubahan atas Perpres No. 26 Tahun 2009 yang berbunyi :

1. KTP berbasis NIK memuat kode keamanan dan rekaman elektronik sebagai alat verifikasi dan validasi data jati diri penduduk;

2. Rekaman elektronik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi biodata, tanda tangan, pas foto, dan sidik jari tangan penduduk yang bersangkutan;

3.Rekaman seluruh sidik jari tangan penduduk disimpan dalam database kependudukan;

4.  Pengambilan seluruh sidik jari tangan penduduk sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan pada saat pengajuan permohonan KTP berbasis NIK, dengan ketentuan : Untuk WNI, dilakukan di Kecamatan; dan Untuk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap dilakukan di Instansi Pelaksana *). 5.

5. Rekaman sidik jari tangan penduduk yang dimuat dalam KTP berbasis NIK sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berisi sidik jari telunjuk tangan kiri dan jari telunjuk tangan kanan penduduk yang bersangkutan;

6. Rekaman seluruh sidik jari tangan penduduk sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan sesuai dengan peraturan perundang-undangan;

7. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara perekaman sidik jari diatur oleh Peraturan Menteri.

Kenapa banyak orang batam yang tidak membuat e-ktp ? padahal syarat membuat e-ktp di batam sangat mudah seperti di bawah ini :

  1. Penduduk yang berusia 17 tahun
  2. Membawa surat undangan/surat panggilan yang sebelumnya diberikan oleh kelurahan kepada masing-masing RT
  3. Foto copy Kartu Keluarga (KK)
  4. Fotocopy KTP

Terkait perekaman e-ktp batam yang molor, walikota mengatakan itu disebabkan sebagian besar warga Batam adalah pekerja yang sibuk dan tidak punya waktu. Selain itu, banyak juga warga yang pindah rumah ke luar Batam atau kecamatan lain di kota industri tersebut.

Sementara itu hingga satu hari menjelang batas waktu perekaman KTP elektronik Pemko Batam baru menyelesaikan sekitar 64 persen dari seluruh wajib KTP.

Kabag Humas Pemko Batam Ardiwinata mengatakan data yang terekam hingga 29 Oktober 2012, sebanyak 64,13 persen.

Ardi menyampaikan presentase perekaman data e-KTP Batam sampai 29 Oktober 2012 di Kecamatan Batu Ampar 53,65 persen, Kecamatan Lubuk Baja 56,17 persen, Kecamatan Batam Kota 64,60 persen, Kecamatan Sekupang 63,41 persen dan Kecamatan Batu Aji 79,94 persen.

Lalu Kecamatan Bengkong 67,48 persen, Kecamatan Nongsa 70,46 persen, Kecamatan Sagulung 71,75 persen, Kecamatan Sei Beduk 44,63 persen, Kecamatan Belakang Padang 73,39 persen, Kecamatan Bulang 79,74 persen dan Kecamatan Galang 91,38 persen.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam Sadri Khairuddin mengatakan, saat ini setiap hari warga yang melakukan perekaman e KPT bisa mencapai lima ribu orang, jika dibandingkan awal-awal perekaman yang rata-rata sekitar 2.800 orang.

“Seminggu terakhir ini warga yang melakukan perekaman e-ktp batam mencapai 5.000-an orang. Bahkan, di Kecamatan Sagulung kemarin perekaman mencapai 1.200 orang. Perekaman dilakukan hingga dinihari pukul 03.00 WIB,” kata Sadri.




Kapan e-ktp batam jadi dan bisa digunakan ?



Diperkirakan awal tahun 2013 e-ktp batam sudah mulai bisa di gunakan .

0 comments:

Post a Comment